October 27, 2026
Updated:
10 min read

Kenapa Rugi 80 Miliar Dolar Tak Menghalangi IPO Anthropic?

Anthropic mengajukan IPO lewat Form S-1 pada 26 Oktober 2026: pendapatan naik 14 kali lipat, rugi 80,7 miliar dolar, dan kendali tetap di tangan pendiri.

Bayangkan kamu membaca laporan keuangan sebuah perusahaan teknologi. Pendapatannya naik belasan kali lipat dalam setahun, tetapi di halaman berikutnya tertulis rugi puluhan miliar dolar. Kamu mungkin mengira perusahaan itu sedang sekarat.

Itulah kesan pertama dari dokumen yang diajukan Anthropic pada 26 Oktober 2026. Perusahaan pembuat Claude itu mengajukan penawaran saham perdana lewat Form S-1 ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat. Dokumen itu juga membuka angka keuangan Anthropic untuk pertama kalinya secara resmi.

Kabar ini langsung menjadi cerita nomor satu di Hacker News, dengan lebih dari 1.500 poin dan lebih dari 1.500 komentar. Pertanyaannya bukan lagi apakah Claude laku, melainkan kenapa angka sebesar itu tidak menghentikan rencana IPO.

Apa yang Sebenarnya Diajukan Anthropic ke SEC?

Anthropic, PBC mengajukan registration statement pada Form S-1 untuk penawaran perdana saham biasa Kelas A. Perusahaan itu berencana mencatatkan sahamnya di Nasdaq Global Select Market dengan kode ANT. Jumlah saham yang ditawarkan dan kisaran harganya masih kosong dalam dokumen.

Itu artinya dokumen ini belum final. Pernyataan pendaftaran itu belum dinyatakan efektif, sehingga saham belum boleh dijual dan penawaran beli belum boleh diterima sampai regulator menyatakan efektif. Pengumuman Anthropic sendiri menegaskan hal itu.

Penjamin emisi utama dalam pengajuan ini adalah Goldman Sachs dan Morgan Stanley, bersama belasan bank lain. Kehadiran nama-nama itu penting, tetapi bukan jaminan harga. Harga baru terbentuk setelah proses penawaran berjalan dan dokumen diamendemen.

Satu hal yang langsung mencolok adalah struktur perusahaannya. Anthropic adalah public benefit corporation di Delaware.

Struktur ini mewajibkan perusahaan menyeimbangkan kepentingan pemegang saham, kepentingan pihak yang terdampak perilakunya, dan tujuan manfaat publik yang tertulis di anggaran dasarnya. Tujuan itu adalah pengembangan AI lanjutan yang bertanggung jawab untuk manfaat jangka panjang umat manusia.

Pendapatan Naik 14 Kali, Rugi Malah 80 Miliar Dolar

Angka pendapatan adalah bagian yang paling mudah dipahami. Pada semester pertama 2026, pendapatan Anthropic mencapai 16,3 miliar dolar, naik dari 1,2 miliar dolar pada periode yang sama tahun 2025. Untuk gambaran yang lebih panjang, pendapatan setahun penuh 2025 adalah 4,6 miliar dolar, tahun 2024 adalah 386 juta dolar, dan tahun 2023 hanya 41 juta dolar.

Pertumbuhan kuartalannya bahkan lebih tajam. Dalam dokumen itu, Anthropic menyebut pendapatan tumbuh 1.368 persen dari tahun ke tahun untuk tiga bulan yang berakhir 30 Juni 2026, sementara beban komputasi dan infrastruktur tumbuh 300 persen pada periode yang sama. Selisih itu dipakai perusahaan sebagai bukti efisiensi komputasi.

Namun baris bawahnya terlihat bertolak belakang. Rugi bersih semester pertama 2026 mencapai 80,7 miliar dolar.

Angka itu jauh lebih besar dari rugi bersih setahun penuh 2025 yang sebesar 42 miliar dolar. Di titik ini, banyak pembaca berhenti dan menyimpulkan perusahaan ini membakar uang tanpa kendali.

Kesimpulan itu terlalu cepat. Untuk memahaminya, kamu harus memisahkan rugi operasional dari rugi akuntansi. Pemisahan itulah yang mengubah cerita dokumen ini.

Kenapa Rugi Sebesar Itu Bukan Cerita Operasional?

Rugi operasional Anthropic pada semester pertama 2026 adalah 693 juta dolar. Angka itu justru menyusut tajam dari 2,1 miliar dolar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Total beban operasionalnya 17 miliar dolar, dengan beban komputasi dan infrastruktur sebesar 8,9 miliar dolar sebagai komponen terbesar.

Penyebab utama rugi bersih raksasa itu ada di baris lain. Perubahan nilai wajar atas wesel konversi, liabilitas derivatif, dan SAFE mencapai 72,4 miliar dolar pada semester pertama 2026. Dokumen itu menjelaskan perubahan tersebut terutama didorong kenaikan valuasi perusahaan selama periode itu.

Dengan kata lain, ketika valuasi Anthropic naik, instrumen yang akan berubah menjadi saham itu dicatat makin mahal, dan kenaikan nilai itu muncul sebagai beban. Beban ini tidak berarti Anthropic mengeluarkan uang tunai sebesar itu untuk menjalankan bisnisnya. Ini adalah efek akuntansi dari perusahaan yang valuasinya naik cepat.

Posisi kasnya memperkuat pembacaan itu. Per 30 Juni 2026, Anthropic memegang kas dan setara kas 112,4 miliar dolar plus investasi jangka pendek 19,3 miliar dolar.

Totalnya 131,7 miliar dolar. Dokumen itu juga menyebut perusahaan telah menghimpun modal agregat 141,1 miliar dolar sampai tanggal tersebut. Perusahaan yang kehabisan uang tidak terlihat seperti ini.

Siapa yang Benar-Benar Memegang Kendali?

Bagian tata kelola adalah bagian yang paling tidak biasa dalam dokumen ini. Anthropic membentuk Long-Term Benefit Trust, sebuah wali amanat independen yang melalui saham Kelas T berwenang memilih dan memberhentikan direktur Kelas T. Para direktur itu bersama-sama akan menjadi mayoritas anggota dewan yang sah.

Di samping itu, satu lembar saham Kelas F akan diterbitkan untuk perseroan terbatas yang dibentuk para pendiri. Saham itu membawa suara agregat sebesar 50,1 persen dari total kekuatan suara atas hal-hal yang diajukan kepada pemegang saham secara umum, termasuk pemilihan direktur selain direktur Kelas T. Saham Kelas F tidak punya hak ekonomi.

Saham Kelas A yang ditawarkan ke publik membawa satu suara per lembar. Saham Kelas N tidak punya hak suara, kecuali diwajibkan hukum, dan terutama dipegang mitra bisnis strategis. Saham Kelas E untuk karyawan juga hanya punya hak suara atas hal-hal terbatas dan tidak punya hak ekonomi.

Akibatnya, Anthropic menyebut dirinya controlled company menurut aturan tata kelola Nasdaq. Pembeli saham publik mendapatkan hak ekonomi, tetapi kendali suara mayoritas tetap berada di luar tangan mereka.

Bagi sebagian investor, ini adalah harga untuk menjaga misi jangka panjang. Bagi yang lain, ini adalah alasan untuk berpikir dua kali.

Apa Artinya Buat Kamu yang Memakai Claude?

Dari sisi pengguna, dokumen ini memberi bukti adopsi yang selama ini hanya berupa bocoran. Per 30 September 2026, lebih dari 11.900 pelanggan menghasilkan pendapatan 100 ribu dolar atau lebih dalam dua belas bulan terakhir. Lebih dari 1.900 pelanggan berada di atas 1 juta dolar, dan sekitar 250 pelanggan berada di atas 10 juta dolar.

Retensi pendapatan bersihnya sekitar 900 persen per 30 September 2026. Angka itu berarti pelanggan lama tidak hanya bertahan, tetapi membelanjakan jauh lebih besar dari sebelumnya. Anthropic juga menyebut pendapatan per karyawan di atas 6,6 juta dolar dalam dua belas bulan terakhir, naik dari 1,4 juta dolar setahun sebelumnya.

Anthropic mengaitkan efisiensi itu dengan produknya sendiri. Claude Opus 5.5 disebut menekan biaya per tugas pelanggan sekitar 40 persen dibanding Claude Opus 5. Perusahaan juga menggambarkan Claude Code dan Claude Cowork sebagai aplikasi yang memperbanyak dampak karyawan, bukan sekadar alat tanya jawab.

Buat kamu yang membangun produk di atas model AI, pelajarannya bersifat praktis. Dokumen IPO seperti ini menunjukkan dari mana uang sebuah perusahaan model berasal, seberapa besar biaya komputasinya, dan siapa yang memegang kendali setelah perusahaan menjadi publik. Kamu bisa menjelajahi proyek eksperimen lain yang kami kerjakan di /projects untuk melihat bagaimana ide semacam ini diuji dalam bentuk produk.

Pada akhirnya, S-1 Anthropic bukan janji bahwa IPO akan sukses atau harga saham akan naik. Dokumen ini adalah undangan untuk membaca angka apa adanya. Pendapatan yang naik cepat, rugi akuntansi yang besar, kas yang tebal, dan kendali pendiri yang dipertahankan, semuanya tertulis dalam satu dokumen yang sama.

Dimas Febriyanto - Fullstack Developer

Dimas Febriyanto

Fullstack & Mobile Developer specializing in Golang & Flutter. Aktif sebagai Junior Mobile Developer di Sagara Technology & asisten lab di Universitas Gunadarma. Passionate about building scalable algorithms & high-impact applications.

Lihat Portofolio

Liked this article?

Feel free to share it with your network or reach out if you have any questions!