April 18, 2026
Updated:
4 min read

Pengalaman Pertama Kali Ikut Lomba Koding

Dari Gmeet tiap malam sampai error 30 menit sebelum presentasi dengan laptop di paha dan tangan gemetar, ini cerita pertama kali ikut lomba koding yang nggak semuanya berjalan sesuai rencana, tapi somehow tetap selesai juga.

Pengalaman Pertama Kali Ikut Lomba Koding — ilustrasi artikel

Ini lomba pertama kali ikut lomba koding, dan gue nggak tahu ekspektasi apa yang harus dibawa. KOMPRES 15, Creative Software Development Competition yang diselenggarain Laboratorium Informatika, kategori Internet of Things. Bidang yang waktu itu masih cukup asing, tapi justru itu yang bikin mau nyoba.

Tim dan Rutinitas Gmeet Tiap Malam

Timnya gue, Arya, Nabila, dan Faiz.

Selama persiapan hampir tiap malam kita Gmeet. Bukan karena diwajibkan, tapi emang begitu cara kita kerja. Update progress, debug bareng, kadang cuma ngobrolin hal-hal kecil soal project. Kebiasaan itu yang bikin kita tetap sinkron dan nggak ada yang ketinggalan info.

Ide: Smart Library System

Ide projectnya datang dari masalah yang cukup nyata yaitu pencurian buku di perpustakaan. Dari situ lahir Smart Library System, perangkat yang bisa membaca kartu identitas peminjam dan buku yang dipinjam, plus website buat pustakawan untuk monitoring data peminjaman secara real-time. Konsepnya sederhana, eksekusinya yang makan waktu.

Eksekusi Paralel Hardware dan Website

Proses pengerjaannya cukup solid. Hardware dan website dikerjain paralel, integrasi dilakuin belakangan. Ada momen stuck, ada momen yang tiba-tiba klik. Sampai hari H semuanya udah dicoba berkali-kali dan kita cukup pede.

Error 30 Menit Sebelum Presentasi

Nah, 30 menit sebelum presentasi tiba-tiba error. Bukan error kecil, error yang bikin harus buka kode lagi di tempat. Gue kebelet buang air kecil tapi nggak kemana-mana karena nggak ada waktu. Laptop di paha, tangan gemetar, mata fokus ke layar. Entah berapa menit berlalu tapi rasanya lama banget.

Bug-nya ketemu, sistemnya balik normal, pas banget sebelum nama tim kita dipanggil. Lega yang dirasain waktu itu susah dijelasin, campur aduk antara capek, syukur, dan sedikit nggak percaya kita baru aja ngelakuin itu.

Final KOMPRES 15

30 Mei 2024, tim kami berhasil mencapai babak final KOMPRES 15 di kategori Internet of Things. Di sana ketemu banyak tim lain dengan project yang bagus-bagus, dapat perspektif baru, dan makin ngerti bahwa IoT dan web development adalah dua hal yang mau terus dipelajari.

Terima kasih Arya, Nabila, Faiz, dan juga Elia Dania Serepina atas bimbingannya selama kompetisi. Pengalaman pertama yang nggak akan terlupakan.

Dimas Febriyanto - Fullstack Developer

Dimas Febriyanto

Fullstack & Mobile Developer specializing in Golang & Flutter. Aktif sebagai Junior Mobile Developer di Sagara Technology & asisten lab di Universitas Gunadarma. Passionate about building scalable algorithms & high-impact applications.

Lihat Portofolio

Liked this article?

Feel free to share it with your network or reach out if you have any questions!